Sunday, September 11, 2011

Tiada yang abadi

guys maaf terlambat :'( kmrn pulang persekutuan kemaleman.. enjoy yaa ma renungan hari ini yaa.. ;)

Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus. Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas & jatuh ke jalan. Lalu pintu tertutup & bus mulai bergerak, sehingga ia tidak bisa memungut sepatu yg terlepas tadi. Si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yg sebelah & melemparkannya keluar jendela.

Seorang pemuda yg duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada si bapak tua, "aku memperhatikan apa yg Anda lakukan Pak. Mengapa Anda melemparkan sepatu Anda yg sebelah juga ?"
Si bapak tua menjawab, "Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya."

Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup ; Jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya.

Kita kehilangan banyak hal di sepanjang masa hidup. Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti tidak adil & merisaukan, tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita.

Berkeras hati & berusaha mempertahankannya tidak membuat kita atau dunia menjadi lebih baik. Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal, suatu keadaan atau seseorang masuk dalam hidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yg lain.

Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya.

Karena tiada badai yg tak berlalu. Tiada pesta yg tak pernah usai. Semua yg ada didunia ini tiada yg abadi..O:)

Friday, September 9, 2011

Bahagia adalah dari dirimu sendiri

Suatu ketika istri John Maxwell, pembicara motivator top, Margaret, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi seminar tentang kebahagiaan.
Maxwell sang suami duduk di bangku paling depan dan mendengarkan. Di akhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan dan tiba. sesi tanya jawab.

Setelah beberapa pertanyaan, seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya.
"Miss Margaret, apakah suami Anda membuat Anda bahagia?"
Seluruh ruangan langsung terdiam. Satu pertanyaan yang bagus.  Margaret tampak berpikir beberapa saat dan kemudian menjawab, "Tidak."

Seluruh ruangan terkejut. "Tidak," katanya sekali lagi,

"John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia." Seisi ruangan langsung menoleh ke arah Maxwell. Maxwell juga menoleh-noleh mencari pintu keluar. Rasanya ingin cepat-cepat keluar.

Kemudian, lanjut Margaret, "John Maxwell adalah seorang suami yg sangat baik.
Ia tdk pernah berjudi, mabuk-mabukan, main serong. Ia setia, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak bisa membuatku bahagia.."

Tiba-tiba ada suara bertanya, "Mengapa?" "Karena,"

Jawabnya, "tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaanku selain diriku sendiri."

Margaret mengatakan, tidak ada orang lain yang bisa membuatmu bahagia. Baik itu pasangan hidupmu, sahabatmu, uangmu, hobimu. Semua itu tidak bisa membuatmu bahagia.

Karena yang bisa membuat dirimu bahagia adalah dirimu sendiri.

Kamu bertanggung jawab atas dirimu sendiri.

Kalau kamu sering merasa berkecukupan, tidak pernah punya perasaan minder, selalu percaya diri, kamu tidak akan merasa sedih.

Sesungguhnya pola pikir kita yang menentukan apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor luar.

Bahagia atau tidaknya hidupmu bukan ditentukan oleh seberapa kaya dirimu, cantik istrimu, atau sesukses apa hidupmu.

Bahagia adalah pilihanmu sendiri..:):)

Harga Sebuah Kehidupan

Teman-teman, inilah renungan untuk pagi hari yang indah ini, semoga dapat memberkati teman-teman sekalian


Mazmur 8:5 apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

Seorang biolog dari Hongkong pernah meneliti tubuh manusia dan mengatakan bahwa di dalam tubuh manusia terdapat berbagai unsur bahan kimia seperti lemak, zat besi, fosfor, kapur, dan air dengan jumlah yang nilainya dalam rupiah kira-kira sebesar data berikut :

- LEMAK, yang hanya dapat di buat sebatang lilin = Rp 500,00
- ZAT BESI, yang hanya dapat di buat 1 ons paku = Rp 300,00
- FOSFOR, yang hanya dapat di buat sekotak korek api = Rp 500,00
- KAPUR, yang hanya dapat untuk melabur kandang ayam = Rp 1000,00
- AIR, yang dapat di peroleh secara gratis

Jika perhitungan ini benar, maka nilai seorang manusia hanya sekitar Rp 2300,00. Wah betapa murahnya...!!! Apalagi jika mengingat fakta bahwa manusia di ciptakan dari debu tanah, maka semakin di hitung sebenernya kita, manusia ini, makin tidak ada harganya. Berdasarkan kebenaran tersebut, maka kita pasti akan terheran-heran saat melihat betapa indahnya karya dan berkat-berkat Allah bagi kita. Dan seperti Raja Daud, kita juga akan bertanya hal yang sama dengan kepada-Nya: "Tuhan siapakan kami manusia ini sehingga Engkau membuat kami segambar dengan-Mu, memberi kami nafas hidup, memerhatikan, bahkan mengindahkan kami?" (Ayat 5,6)

Biarlah kita yang tidak berharga, tetapi telah di buat Tuhan menjadi sangat berharga, makin memuliahkan Tuhan saja dari hari ke hari. Tidak lupa diri, tidak banyak menuntut Tuhan, sebaliknya kita banyak bersyukur. Jikalau bukan Tuhan, kita ini tidak ada apa-apanya dan bukan siapa-siapa.^^

Wednesday, September 7, 2011

Kisah Pohon Apel (Memahami cinta kasih seorang Ibu melalui sebuah cerita sederhana)




Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.
“Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu.

“Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu.
“Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”
Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang……… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.”
Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang.
“Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel.

“Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu.
“Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” “Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” kata pohon apel.

Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.
“Ayo bermain-main lagi deganku,” kata pohon apel. “Aku sedih,” kata anak lelaki itu. “Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?”

“Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah.” Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. “Maaf anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.” “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu,” jawab anak lelaki itu.

“Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohon apel. “Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu. “Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata. “Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki. “Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu.” “Oooh, bagus sekali.

Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.” Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.
Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak sahabat dan rekan. Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita. Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.

Tuesday, September 6, 2011

Renungan Anjing Cacat

Teman-Teman, kali ini kami kembali dengan sebuah renungan yang luar biasa, cekidot:

Seorang anak lelaki memasuki Pet Shop bertuliskan "Dijual Anak Anjing".
Ia bertanya "Berapa harga seekor anak anjing?", pemilik toko menjawab, "Sekitar 30 sampai 50 Dollar". Anak itu berkata, "Aku hanya mempunyai 23,5 Dollar. Bisakah aku melihat-lihat anak anjing itu?". Pemilik toko tersenyum, ia lalu bersiul. Tak lama kemudian muncullah lima ekor anak anjing sambil berlarian. Tapi ada seekor yang tampak tertinggal di belakang.
Anak itu bertanya, "Kenapa anak anjing itu?", Pemilik toko menjelaskan bahwa anak anjing itu menderita cacat karena kelainan di pinggul saat lahir. Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, "Aku beli anak anjing itu".
Pemilik toko menjawab, "Jangan, jangan beli anak anjing cacat itu, Nak. Jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan saja untukmu".
Anak itu kecewa, ia menatap pemilik toko itu dan berkata, "Aku tak mau diberikan cuma-cuma. Meski cacat, harganya sama seperti anak anjing lainnya, aku akan bayar penuh. Saat ini uangku 23,5 Dollar, tetapi setiap hari aku akan mengangsur 0,5 Dollar sampai lunas". Tetapi lelaki itu menolak, "Nak, jangan beli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari cepat, tidak bisa melompat & bermain seperti anak anjing lainnya"
Anak itu terdiam. Lalu ia menarik ujung celana panjangnya. Dan tampaklah kaki yang cacat.
Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, "Tuan, aku pun tidak bisa berlari cepat, akupun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main seperti anak lelaki lain, oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yg bisa mengerti penderitaannya".
Pemilik toko itu terharu dan berkata, "Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik engkau".
Nilai kemuliaan hidup bukanlah terletak pada status ataupun kelebihan yang kita miliki, melainkan pada apa yang kita lakukan berdasarkan pada Hati Nurani.
Yang mengerti dan menerima kekurangan.

"Keindahan fisik bukanlah jaminan keindahan batinnya"

Monday, September 5, 2011

Renungan Anak Buta

Seorang anak kecil duduk diantara anak tangga di sebuah bangunan dengan topi di kakinya.
Dia memegang sebuah papan yang bertuliskan "aku buta, tolong aku." Saat itu hanya ada beberapa koin saja di dalam topinya.
Seorang pria melintas di depannya. Dia mengambil beberapa koin dalam kantongnya & menaruhnya ke dalam topi anak tersebut. Pria itu kemudian mengambil papan pada anak kecil itu, membalikkan papan itu & menulis beberapa kata, menaruhnya kembali & berjalan meninggalkan anak kecil tersebut.
Segera topi itu terisi & semakin penuh. Begitu banyak orang memberikan uang kepada anak kecil yang buta itu. Pada sore harinya pria yang mengganti tulisan di papan melintas kembali untuk melihat perubahan apa yang terjadi.
Anak kecil itu mengenali suara langkah kakinya & bertanya "Apakah kamu yang mengganti tulisan pada papanku pagi hari ini? Apa yg kamu tulis?" Pria tersebut menjawab,"Aku menulis yang sebenarnya. Aku menulis apa yang kamu tulis hanya dengan cara yang berbeda." Aku menulis, "hari ini adalah hari yang indah, hanya saja aku tdk bisa melihatnya."
Kedua kalimat tersebut memberi arti yang sama bahwa anak kecil itu tidak bisa melihat (buta). Kalimat 1 memberitahukan secara langsung bahwa anak kecil tersebut buta, sedangkan kalimat 2 memberitahukan bahwa mereka sungguh beruntung bahwa mereka tidak buta.
yang bisa kita petik dari cerita ini adalah :» Bersyukurlah atas apa yang kamu miliki.» Jadilah kreatif.» Jadilah inovatif.» Berpikirlah dengan cara yang berbeda & positif.» Ketika hidup memberi kamu 100 alasan untuk menangis, tunjukkanlah bahwa hidup juga memberi kamu 1000 alasan untuk tersenyum.» Hadapi masa lalumu tanpa kecewa.» Hadapi masa depanmu dengan percaya diri. Siapkan masa depan tanpa ketakutan.» Pertahankan iman & jauhkan rasa takut. Hal yang paling indah adalah membuat orang lain tersenyum & terlebih indah lagi, bila mengetahui bahwa kamu dibalik itu semua...

Sunday, September 4, 2011

For Love or For Lust

This is a secret to building deeper relationship... Dan bicara soal membangun hubungan, tentunya bukan hanya hubungan antara pria dan wanita yang akan bersatu dalam pernikahan saja dan bukan soal berpacaran saja, tapi juga tentang bisnis, relasi persahabatan, hubungan dengan orang tua, hubungan antara pemimpin dan bawahan. Intinya, selama kita berhubungan dengan orang lain, kita perlu tahu bagaimana cara untuk membina dan membangun hubungan tersebut, supaya kita bisa menikmati kebahagiaan dan segala yang baik, yang disediakan oleh Tuhan di dalam atau melalui hubungan-hubungan yang kita bangun.        
"Kekuatan dan kekokohan suatu bangunan sangat ditentukan oleh dasar di mana bangunan tersebut dibangun di atasnya"
Pertanyaannya adalah, di atas dasar apakah hubungan-hubungan dalam kehidupan kita dibangun? Berdasarkan apa? Apakah itu dibangun di atas dasar kasih (love) atau di atas nafsu (lust/keinginan daging)
Ini bukan hanya berlaku dalam marital relationship atau pre-marital relationship, tapi juga dalam bussiness relationship, family relationship, friendship, semua relasi atau hubungan yang kita bangun. "Hey, tapi apakah bisnis ada hubungannya dengan kasih? Saya tidak mencintai partner bisnis saya..." Let's see the definition of love.
Love is a decission made based on the desire to benefit others. Kasih adalah keputusan yang kita ambil berdasarkan keinginan kita untuk menguntungkan orang lain. Kasih adalah keputusan, bukan perasaan yang kita rasakan waktu berkorban. Kasih adalah keputusan yang diambil oleh seseorang, yang didasari oleh keinginannya untuk menguntungkan pihak lain, bahkan kalau perlu, mengorbankan dirinya. Sebaliknya, Lust atau nafsu adalah keputusan yang diambil berdasarkan keinginan untuk menguntungkan diri sendiri, bahkan kalau perlu, merugikan seluruh dunia, "korbankan semua asal jangan saya".   
Kalau kita menjalin hubungan bisnis dengan seseorang yang punya kasih, dia punya keputusan dalam bisnisnya dengan kita yang didasari oleh keinginannya untuk menguntungkan kita, apakah bisa kita bayangkan bagaimana jadinya jika kita juga merespon dengan hal yang sama? Betapa langgengnya hubungan bisnis yang terjalin itu!
Nah, apakah yang mendasari hubungan-hubungan kita? Dan apakah orang yang menjalin hubungan dengan kita itu didasari oleh kasih atau nafsu? We shall think about it. Ada peribahasa yang berkata seperti ini "The omelette is only as good as the eggs in it." Omelet hanya sebagus kualitas telur yang ada di dalamnya. Kalau telurnya busuk, mau dikasih merica, sambel, bawang putih, bawang merah sebanyak apapun juga, kualitasnya ga bisa bagus.
"Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara, dan dari duri-duri orang tidak memetik anggur. Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik. Orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat, karena yang diucapkan mulutnya meluap dari hatinya." (Luk 6:43-45)
Kalau hati seseorang jahat, keluarnya pasti jahat. Kalau telurnya busuk, walau kita kasih bumbu apapun, pasti tidak akan bisa jadi omelet yang bagus. Ada banyak jenis telur di dunia ini. Dan pertanyaannya, darimana saya tahu kalau telurnya bagus? Dari luar keliatan ada yang bintik-bintik, warnanya beda, bentuknya beda, ada telur negeri, ada telur kampung, kualitasnya beda, ada yang dibeli di pasar, di Hero, ada yang mengandung bebas salmonela, omega 3, plus vitamin, DHA, dst. Darimana kita bisa tau kalau telur ini ga busuk? Kita bisa aja liat labelnya. Tapi masalahnya di supermaket saya seringkali diajari, kalau mau telur bagus, sentrongin ke bohlam, kalau bening, bagus. Iya kalau bisa disentrong ke bohlam... kalau dibungkus di kotak gimana? Kita cuma bisa baca merk-nya aja. Kita ga bisa tau pasti.
Penampilan itu bisa mengelabui. Ini berbahaya kalau misalnya kita mau pacaran. Kita ngeliat cakepnya, proporsi bodinya, dll. Masalahnya, mau didandani seperti apapun juga, kalau tadinya dia "busuk", tetap "busuk". Alkitab berkata, baik buruknya orang ditentukan dari hatinya, bukan dompetnya, bukan rumahnya, bukan mobilnya. Mau naik ferrari, mau punya banyak kartu kredit yang ga ada batasnya pun, it doesn't change the inside. Bagaimana dia bisa membangun hubungan dengan kita, tergantung apa yang ada di dalam dirinya. Nah, kalau kita membangun hubungan (apapun), bahaya kalau kita lihat penampilan luar saja. This is our life, this is your life, hati-hati dengan siapa kita menjalin hubungan, entah itu bisnis, pacaran.. dengan siapa kita bergaul, dengan siapa kita mau menikah...
Bagaimana kita bisa tahu bahwa seseorang itu akan membina hubungan dengan kita berdasarkan kasih dan tidak akan merugikan kita? Kriteria apa yang kita bisa pakai untuk menguji bahwa orang-orang itu akan menguntungkan kita, dan kita akan menguntungkan mereka, dan kita akan saling menguntungkan, completing each other, dalam pernikahan, dalam bisnis, dalam persahabatan, agar kedua belah pihak akan menikmati kebaikan?
1. Harus Ada Kejujuran
Suatu hubungan yang baik membutuhkan kejujuran. Salah satu perintah yang Tuhan ucapkan dari 10 perintah yang Dia berikan kepada Musa, yaitu jangan kamu berbohong dan janganlah kamu berdusta terhadap sesamamu (Im 19:11). Tuhan memperingatkan kita tentang kerusakan dan rasa sakit yang dapat ditimbulkan akibat kebohongan dan ketidakjujuran dalam relationship. Masalahnya banyak orang menghabiskan tenaganya untuk menyembunyikan kebenaran, sehingga akibatnya mereka kehabisan tenaga untuk menyatakan kebenaran, karena tenaganya habis untuk menutupi kebohongannya.
"Honesty and intimacy always go together" (Amsal 24:26 - NIV - "An honest answer is like a kiss on the lips" - jawaban yang jujur adalah seperti memberikan ciuman di bibir)
Kalau kita ingin dekat dengan seseorang (bisa rekan bisnis, teman, pasangan, dll), keakraban tidak bisa terbangun tanpa kejujuran. Kalau kita berkata jujur kepada seseorang, kita seperti memberikan ciuman di bibir orang itu. Bukan ciuman di kening, dan mencium di bibir itu bicara tentang keintiman. Dengan kata lain, tanpa berbicara atau tanpa jawaban yang jujur, kita tidak akan pernah bisa intim dengan orang tersebut. Dalam hubungan suami istri, banyak suami yang menghabiskan waktu untuk menutupi kebenaran ("Gila, kalo gue kasih tau bisa bubar..."), masalahnya kalau dia tidak jujur, dia tidak akan bisa intim dengan istrinya. Telling the truth and telling the whole truth itu beda. Banyak orang telling the truth tapi tidak telling the whole truth. Alkitab mengatakan agar kita telling the whole truth.
Konsekuensi dari telling the whole truth, mungkin pertengkaran akan pecah di depan, tapi kepercayaan itu tidak hilang. Contohnya, kita punya supir, suatu kali supir kita menabrak mobil lain, tapi dia tidak mengakui itu, dia bilang bahwa dialah yang ditabrak. Padahal dari melihat bekas kerusakan di mobil, kita tahu kalau mobil kitalah yang menabrak mobil lain, tapi tidak ada bukti. Mungkin tidak ada keributan dan kita tidak memecat dia, tapi kita tidak mempercayai dia lagi. Apakah itu lebih baik? Atau ini, dia datang dan berkata kalau dia yang menabrak. Bakal ribut? Tentu aja... atau kalau misalnya kita yang jadi supir, mungkin kita bahkan harus mencicil untuk mengganti kerusakan dalam waktu yang lama, tapi... kita tidak kehilangan kepercayaan. 
You can't get close to anybody without honesty. Kita bisa aja make up, dress up, apapun yang kita lakukan, kita bisa membuat orang lain terkesan dan kagum. Tapi rasa kagum itu tidak akan bertahan lama. Hanya kejujuran yang membuat kita bisa dekat dengan seseorang. Be honest, be yourself. Yang konyolnya adalah... how can we be that stupid, percaya bahwa seseorang itu mencintai kita padahal dia tidak memberitahukan kebenaran pada kita? Saya sudah bertemu dengan banyak orang yang terlalu gampang percaya, "Dia sangat menyayangi saya, dia cinta banget sama saya... Ya dia cuman bohong sekali dua kali sih, cuman bohong hal-hal yang kecil, tapi dia sangat mencintai saya..." Nah masalahnya sebodoh apakah kita, percaya bahwa seseorang bisa sekaligus berbohong dan mencintai? Karena mencintai adalah keinginan untuk membuat orang lain untung atau diuntungkan, tanpa merugikan orang lain itu. Banyak wanita yang lebih mudah dibohongi, mereka berpikir bahwa mereka dibohongi demi kebaikan. Saya ga menghakimi, ini hanya dari pengalaman saja. I hope we are smarter today. Mau buktikan cinta? Beritahukan kebenaran. Prove it.
Pertanyaannya adalah "Is he or she, telling you the truth?" or "Are you telling the truth?" Atau selama ini kita menyembunyikan kebenaran dan menghabiskan tenaga untuk menutupi kebenaran? "Ya... habis daripada ribut... Someday, someday, suatu hari nanti deh gue kasih tahu, kalo waktunya tepat, nanti gue cerita." Saya kira today is the best day to tell the truth. Kalo selama ini kita tidak mengatakan kebenaran pada atasan kita, bawahan kita, istri atau suami, pasangan, orang tua kita, hari ini adalah saat yang tepat untuk memulai sesuatu yang benar. Ada konsekuensi? Ada, tapi kita tidak akan kehilangan kepercayaan. Dunia mungkin bilang tindakan itu bodoh, "Goblok.. ngapain lo kasih tau, diem aja..." Tapi itu namanya tulus, and it's based on the truth.
Untuk membangun kedekatan dan pengertian satu dengan yang lain, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan agar kita bisa membangun dasar dan hubungan yang dalam. Mazmur 139 - "Untuk pemimpin biduan, mazmur Daud; Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku, Engkau mengetahui kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh, Engkau memeriksa aku kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kau maklumi, sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya semuanya telah Kau ketahui ya Tuhan."  
Agar bisa dekat dengan seseorang, selain jujur, ayat ini memberikan tips lain. Kedekatan dengan seseorang itu tidak berbicara tentang lokasi geografik. Berapa banyak suami istri secara geografis sangat dekat, dalam satu rumah, satu ranjang, namun mereka berjauhan satu dengan lainnya. Berapa banyak istri yang merasa sangat jauh dengan suaminya? Karen kita hanya akan merasa dekat dan akrab dengan seseorang kalau kita sadar bahwa orang itu mengerti pikiran kita dan mengerti perasaan kita. Kalau kita mau dekat dengan seseorang, share our thoughts, tukar pikiran dengan orang itu. Karena kedekatan tidak dibangun secara fisik, bukan hanya sering berkumpul secara fisik saja. Tanpa adanya tukar pikiran, kita tidak akan pernah bisa dekat satu sama lain. Yang suami istri, tanpa adanya saling bicara dan tukar pikiran, kita akan semakin jauh satu sama lain. Yang pacaran, bagaimana kita bisa kenal isi dari seseorang dengan hanya melihat luarnya saja? Kita hanya bisa lihat hatinya kalau kita tahu pikirannya, pandangan-pandangannya, rencananya, dll. Kemudian tinggal kita buktikan apakah orang itu jujur. Kalau pikiran dan mulutnya jujur seperti yang dia ucapkan, beri dia credit yang bernama kepercayaan.
2. Integritas
Mat 5:37 - Kalau ada seseorang yang berkata "ya" maksudnya "tidak", kita sudah tahu artinya apa. Apa yang dia ucapkan tidak sama dengan apa yang dia lakukan. Alkitab berkata kalau "ya" itu "ya", kalau "tidak" itu "tidak", di luar itu busuk. Coba kasih dia kesempatan yang kecil untuk membuktikan apakah dia bisa dipercaya atau tidak, baru kemudian bisa diberi kepercayaan yang lebih besar.
Pernikahan itu adalah one way ticket. Semua yang kita investasikan di sana tidak bisa ditarik kembali. Kita menginvestasikan seluruh hidup kita, bukan fifty-fifty. Oleh sebab itu, think of it seriously. Kalau kita saat ini sedang berada dalam satu hubungan dimana kita mulai melihat adanya indikasi-indikasi yang tidak baik, kita harus memikirkan hal ini dengan serius sebelum kita mengambil keputusan untuk melanjutkan atau mengambi keputusan yang lebih besar dalam relationship itu. Seseorang yang tidak punya integritas pasti tidak bertanggung jawab, dan dia tidak akan bisa dipercaya. Because without integrity, there won't be responsibility.
A man will fake intimacy in order to get sex, seorang pria akan berpura-pura intim untuk mendapatkan seks. Dan sebaliknya, a woman will fake sex to get intimate. Intimacy = in to me see = if you can't see into me, we won't be intimate. Kalau kita tidak bisa dilihat sampai ke dalam, kita tidak bisa dekat dengan seseorang. Dalam pernikahan, a man will fake intimacy in order to get sex, while a woman will fake sex to get intimacy (sebenarnya nggak pengen atau terpaksa, tapi demi supaya disayang-sayang akhirnya dilakukan juga, karena suaminya hanya bersikap intim kalau mau berhubungan seks saja). Tanpa adanya integritas (kalau "ya" "ya" dan kalau "tidak" "tidak"), bisa dibayangkan betapa parahnya suatu relationship itu karena di dalamnya penuh kebohongan.
Bicara soal integrity juga bicara tentang tanggung jawab. Pre marital sex adalah tindakan yang tidak bertanggungjawab, karena engkau mengambil sesuatu yang belum boleh engkau ambil. That's why engkau kehilangan kepercayaan pasanganmu, walaupun itu dilakukan atas dasar suka sama suka, karena engkau mengambil untuk keuntungan diri sendiri. This is not based on love, but lust. Ini bukan untuk menghalangi kita dari menikmati kebaikan, bukan pula sok being religious karena itu dosa, semua juga tahu kalau itu dosa. Tapi faktanya, alkitab berkata kalau engkau melakukan tindakan yang tidak bertanggungjawab, engkau akan kehilangan respect dan kehilangan kepercayaan. Kalau engkau, sebagai pria, pernah menyentuh pasanganmu sebelum waktunya, engkau akan kehilangan respek dari pasanganmu, makanya tidak heran kalau dalam pernikahan engkau tidak dihormati. Dan kalau istri tidak lagi dikasihi sebagaimana seharusnya seperti dirinya sendiri oleh suaminya, itu juga akibat dari pre marital sex, dia kehilangan respect dari suaminya.
Masturbasi: "Oh saya nggak membayangkan yang kotor, saya membayangkan istri saya..." atau apapun alasannya. Kenapa saya katakan bahwa masturbasi adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab? Saya baca dari hasil survei, begitu banyak persentase pria yang mengalami ejakulasi dini di dalam ranjang pernikahan, atau masalah seksual dalam pernikahan. Waktu saya selidiki, Roh Kudus berbicara dalam hati saya (saya tidak bisa buktikan secara scientific atau physical, bahwa masturbasi yang dilakukan oleh seorang anak muda kalau nanti dia menikah, akan mengakibatkan dia mengalami ejakulasi dini, tapi ijinkan saya share pikiran saya dengan saudara, kita tinggalkan argumentasi teologis dahulu...).
Kalau anda melakukan masturbasi, dengan siapapun imajinasi anda, anda sedang mengatur pace atau kecepatan anda mencapai tingkat kepuasan tertentu berdasarkan kepentingan dirimu sendiri. Sedangkan di dalam setiap hubungan, the basic fondation for success is to give. Berkorban, sacrifice is a big word, bahkan dalam hubungan seksual pun. Dalam hubungan seksual suami istripun, kalau anda mau masuk dengan niat ingin mengambil, then you won't enjoy happiness in your sexual relationship.                          
Kalau anda juga masuk dalam suatu hubungan bisnis dengan tujuan hanya untuk mengambil keuntungan sendiri, maka hubunga itu tidak akan berhasil. Ini berlaku termasuk juga dalam hubungan seksual. Kalau dalam hubunga seksual tujuannya hanya mau mengambil, you will never be happy. Orang yang terbiasa menyenangkan dirinya sendiri dan memuaskan dirinya sendiri dengan masturbasi, akan kelabakan menguasai dirinya sendiri dalam hubungan pernikahan. Sex is not about release, it's about sacrifice, to give. Dalam semua hubungan, kalau motivasinya bukan memberi, maka hubungan itu tidak akan berhasil. Kita tentu saja tidak mau berhubungan dengan seseorang yang hanya ingin mengambil dari kita. Ini benar-benar tersimpulkan dalam firmanNya "kasihilah orang lain sama seperti engkau mengasihi dirimu sendiri", kalau kita tidak mau diperlakukan seperti itu, ya jangan melakukan itu terhadap orang lain. Are you smart enough?
Jangan pernah percaya dia mengasihimu padahal dia maunya mengambil terus. Ada mitos yang terakhir... Banyak orang yang berkata, "Tapi bagaimana kalau dia adalah satu-satunya? Alkitab kan berkata waktu Adam tidur, cuma satu tulang rusuk yang diambil, hanya satu... Jangan-jangan dia orangnya, satu-satunya yang sudah Tuhan tetapkan..." Di dalam amsal dikatakan "Dia yang menemukan istri, menemukan kebahagiaan,", andalah yang menemukan. Tuhan tidak pernah berkata, "He/She is the one", saya tidak menentang kalau ada yang dapat mimpi atau nubuatan, tapi tidak ada ayat yang berkata "he/she is the one" apalagi the only one. Tuhan cuma kasih tau kita what kind of person we should marry (kualitas orang seperti apa yang kta harus nikahi), dan Tuhan juga memberitahu kualitas orang seperti apa yang jangan kita nikahi. Tuhan memberi guidelines, bukan berkata "he/she is the one".
Kalau anda adalah orang yang berada di posisi yang selama ini tidak memberitahukan kebenaran, menutupi kebenaran, tidak menjunjung tinggi kejujuran, tidak berkata "ya" diatas "ya" dan "tidak" diatas "tidak", hari ini, betulkan hubungan anda. Kalau anda mau hubunganmu work out seperti yang Tuhan inginkan dan sediakan buat anda, lakukan apa yang Firman Tuhan ajarkan pada anda. Kalau anda lakukan itu, maka anda membuka pintu pada kebahagiaan dan pada semua hal yang sudah Tuhan sediakan untuk anda. Just do it...       

           
Dikutip dari kotbah ps. jose carol.

3 kinds of shining Christians

Okay Guys, tonight we're gonna share some reflection, hope this will bless you all guys, check this out:

There are 3 kinds of shining Christians.

Who acts like flashlights. He is able to bring lights to other people's life, but unable to bring light on his own. Just like flashlight which can brighten it's surrounding, but can't brighten its own body.


Who acts like lanterns. He is able to brighten his surrounding and his own life. But he can't do it without motivation from his leader, and unable to shine on his own without it. Just like lanterns which have to be pumped before it's able to shine.


Who acts like candles. He is able to brighten his surrounding and his own life. Even, he has to sacrifice his life to do that. Just like candles which is able to shine on its own and do it with pain. Candles will melt after being used to brighten the darkness.


All of above are tools for brighten the darkness. They have their own personality.


Try to be a candle which is able to shine on its own without any complaints and do it passionately. Even sacrifice its self to finish its job.

The question is, Which One Are You?

Sesuatu yang dapat memisahkan kita dari Tuhan

Oke Guys, saatnya menerima sebuah pengajaran untuk hari minggu kita ini, cekidot:

Roma 8:35-39

1. Dosa dan pemberontakan kita / sin and rebellion (Roma3:23)
Dosa dan pembrontakan membuat kita tidak suka akan hal-hal rohani dan menjauhi Tuhan, tapi Tuhan tetap menunggu kita. Dosa juga seperti prosotan(bagi yang tidak mengerti, kami sendiri bingung untuk mengartikan prosotan kedalam bahasa yang mudah dimengerti) semakin lama semakin membuat kita jatuh hingga paling dalam, jangan anggap remeh dosa! Dosa yang besar berawal dari dosa yang kecil..

2. Cacat kedisiplinan spiritual / Lack of spiritual discipline
Harus ada disiplin dalam doa, menymbah dan dalam firman (Prayer, Word, and Worship). Selalu koreksi diri anda dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:
Bagaimana kehidupan doamu?
Bagaimana kehidupan penyembahanmu?
Bagaimana kehausanmu dalam membaca firman?

3. Luka - luka hati
Kekeceweaan, kepahitan, adalah pilihan kita apakah kita akan membiarkan ada dan berakar atau anda cabut dan meninggalkannya. Tuhan menciptakan teman itu utk menggesek anda, hidup jauh lebih indah ketika ada orang-orang yang memproses kita, membuat hidup kita jauh lebih indah sekalipun terkadang itu adalah hal-hal yang tidak mengenakkan..

4 kesibukan-prioritas yang salah
Iblis tahu bagaimana membuat kita jauh dari Tuhan adalah dengan memberikan kegiatan yang anda sukai sehingga anda lebih fokus dan menikmati kesukaan anda itu dari pada mencari Tuhan, terlalu banyak kesibukan, dan kesenangan lain dalam kehidupan anda, maka Anda semakin jauh dr Tuhan..

Jadilah seperti Paulus, sekalipun disiksa, dihina, dia berusaha tidak ada yang dapat memisahkan dirinya dari Tuhan..

Apa ruginya jauh dari Tuhan adalah anda akan membuang waktu dengan Tidak ada Tuhan dalam kehidupan Anda!


Disarikan dari kotbah Ps. Mulyadi Budianto
4 September 2011, AOG Youth

Tak cukup hanya ku bernyanyi

oke guys, saatnya untuk membaca renungan malam. Renungan kita hari ini diambil dari sebuah lagu yang sudah sangat terkenal, yaitu "tak cukup hanya kubernyanyi", check this out:

Seringkali kita memujiNya lewat lagu, suara, dan juga permainan alat musik kita, namun semua ternyata lebih dari yang kita kira, kalian tahu saudara sekalian, kita sebagai manusia, dimata Tuhan kemampuan kita hanya sebatas kemampuan yang sangat biasa, karena apa yang kita miliki semuanya berasal daripada Tuhan sendiri.
Akan tetapi kita, dengan segala kemampuan dan talenta yang kita miliki seringkali menyanyikan lagu pujian ataupun penyembahan, ataupun melakukan pelayanan yang lainnya hanya sebagai rutinitas, ataupun karena lagu yang kita nyanyikan enak untuk didengar ataupun hanya sebagai pemuas rasa bosan kita, tapi dengar ini saudara-saudara sekalian. Tuhan memberikan kita sebuah kemampuan dan talenta semata-mata hanya untuk memuji dan menyembah Dia, tak cukup bagi kita hanya dengan kita melantunkan sebuah lagu, tak cukup bagi kita hanya untuk menunjukan seberapa hebat kita, tetapi apa yang jauh lebih penting adalah saat kita memberikan hidup kita untuk Yesus.
Karena apapun yang kita miliki, seberapa banyak harta yang kita miliki, dimata Tuhan itu semua adalah SAMPAH, sebab, yang jauh lebih berharga dari itu semuanya Tuhan telah taruh didalam setiap diri kita semua, yaitu diri kita sendiri. Tuhan rindu mendengar pujian dan penyembahan yang kita nyanyikan, tapi camkan ini, Dia jauh lebih rindu saat kita membawa diri kita kedalam sebuah persembahan yang kita berikan. Karena bagi Tuhan, hati kita merupakan talenta diatas segala talenta, permata diatas segala permata, alat musik diatas sebuah alat musik, jauh lebih berharga dari apapun dan tak ternilai harganya, bahkan kita telah lahir di hati Tuhan...sampai Dia rela mengorbankan anakNya, sungguh terlalu berharga kita bagi Dia.
Mari kita semua belajar untuk melakukan firmanNya, belajar untuk menyembah Dia, dan belajar untuk sepenuhnya memberikan hati kita, dan percayalah, dibalik sebuah hati yang tulus, ada berkat bagi setiap kehidupan kita, selamat malam, Gbu...^^

Saturday, September 3, 2011

Heart of Revivalist

Oke guys, siang hari ini kita akan men-share kan sebuah pengajaran yang semoga dapat memberkati kalian semua, cekidot:

Hati kita adalah sebuah alat yang luar biasa, melalui seseorang, banyak hal bisa terjadi, bisa terjadi revival, ataupun malah sebuah malapetaka, seperti pada matius12:34-37 mengatakan bahwa segala sesuatu yang nampak adalah berasal dari hati. Dengan sebuah hati yang benar, banyak perkara-perkara luar biasa yang dapat terjadi.

Selesaikanlah segala sesuatu yang membuat hidup kita biasa. Tuhan memproses kita untuk mendapatkan perkenanan Allah. Mengubah dunia/bangsa, keluarga, teman-teman kita semua, tetapi semuanya itu berasal dari hati kita, bagaimana kondisi hati kita

Sebuah revival tidak dapat terjadi dengan sebuah kondisi hati yang tidak benar, seperti yang telah kita bahas di atas, sebuah perkara yang besar terjadi melalui perkara yang kecil, yaitu mlalui hati kita. Kondisi hati yang tidak benar, seperti Sakit hati, kepahitan, emosi, dan lain lain. Hal-hal seperti ini tidak berkenan bagi Tuhan, perkenanan Tuhan sendiri merupakan sebuah kunci, sebab sebuah hati yang benar berkenan bagi Allah, dan apapun yang diminta orang yang berhati benar, Tuhan akan mengabulkan dan menambahkan berkali-kali lipat. Sedangkan untuk orang yang hatinya tidak berkenan kepada Tuhan, maka apa yang dimintanya tidak akan dia dapatkan, karena sebuah perkara besar dimulai dari sebuah perkara yang kecil, jika tidak ada hati yang berkenan, maka jangan harap terjadi sesuatu apapun. Jagalah hati, inginkan perkenanan Tuhan, dan percayalah bahwa kehidupanmu akan menjadi terang! Gbu

Kisah Uang 100 Dollar

Oke guys, inilah renungan untuk hari ini, maaf untuk keterlambatan nya ya, hehehe...Oke, tanpa berbasa-basi lagi< Check This Out

Suatu hari, seorang motivator terkenal membuka seminarnya dengan cara unik.
Sambil memegang uang pecahan US $ 100, ia bertanya kepada hadirin, “Siapa yang mau uang ini?”
Tampak banyak tangan diacungkan, pertanda banyak yang minat.

“Saya akan berikan uang ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini.”
Ia berdiri mendekati hadirin.
Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat.

Lalu bertanya lagi, “Siapa yang masih mau uang ini?”
Jumlah tangan yang teracung tak berkurang.

“Baiklah,” jawabnya, “apa jadinya bila saya melakukan ini?” ujarnya sambil menjatuhkan uang ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya. :gila:
Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi.

“Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?”
Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak.

“Hadirin sekalian, Anda baru saja mendapatkan sebuah pelajaran penting.
Apa pun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya.
Biarpun lecek dan kotor, uang ini tetap bernilai 100 dolar.”

Dalam kehidupan ini, kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita.
Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti.
Padahal apapun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda.

So, setiap kali merasa diri tak berarti, ingatlah akan selembar uang 100 dolar tersebut.
Jangan pernah lupa – Anda adalah SPESIAL (y)

Thursday, September 1, 2011

Harga Sebuah Keajaiban

Selamat malam guys, oke kali ini kami akan membagikan sebuah renungan yang kami harap dapat menjadi berkat untuk kalian semua guys, okeh, tanpa banyak mulut lagi, check this out:

Sally berumur 8 th ketika dia mendengar ortu nya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi yg menderita sakit parah.Hanya operasi yg sgt mahal bisa menyelamatkannya,tapi mereka tak punya biaya.Sally mendengar ayahnya berkata,“Hanya keajaiban yg bisa menyelamatkannya”.Sally mengambil celengan dari tempat persembunyiannya,
lalu dikeluarkannya smua isi celengan ke lantai & menghitung smua uangnya.

Dgn membawa uang,
Sally menyelinap keluar & pergi ke apotik.

“Apa yg kamu perlukan?” tanya apoteker

“Saya mau bicara mengenai adikku,
Dia sakit & saya mau membeli keajaiban” jawab Sally

“Apa yg kamu katakan?
“Ayahku mengatakan hanya keajaiban yg bisa menyelamatkan jiwanya. Jadi berapa harganya?”

“Kami tidak menjual keajaiban, adik kecil”

“Saya punya uang. Katakan saja berapa harga keajaiban?”

Seorang pria berpakaian rapi berhenti & bertanya,
“Keajaiban jenis apa yg dibutuhkan oleh adikmu?”

“Saya tak tahu” jawab Sally

Air mata mulai menetes di pipinya.

“Saya hanya tau dia sakit parah & ayah mengatakan bahwa ia membutuhkan operasi.
Ortu ku tak mampu membayarnya,
tapi saya punya uang”

“Berapa uang yg kamu punya?”

“Satu dollar dan sebelas sen,” jawab Sally dgn bangga

“Kebetulan sekali,” kata pria itu sambil tersenyum,
“Satu dollar dan sebelas sen,
Harga yg tepat u/ membeli keajaiban yg dpt menolong adikmu”
Dia mengambil uang,
kemudian memegang tangan Sally & berkata:“Bawa saya kpd adikmu, saya mau bertemu dengannya & ortu mu”
Pria itu adalah Dr. Carlton Armstrong,
seorang ahli bedah terkenal.
Operasi dilakukannya tanpa biaya & butuh waktu yg tak lama
Georgi kembali ke rumah dalam keadaan sehat.
Ortu nya sangat bahagia.
Sally tersenyum...
Dia tau pasti berapa harga keajaiban tsb,
Satu dollar dan sebelas sen,
ditambah dgn keyakinan.

When u think that there's no miracle, you're wrong! :). Keep your faith, may all of you get a miracle of 2011

God bless u..Guys...^^

Wednesday, August 31, 2011

Aku Akan Menjaganya Dari Jam ke Jam

Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya, "Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita?".

Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata, "Tidak, nak".

Putri kecil ini kemudian memandang ayahnya dan berkata lagi,
"Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun?"

Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.
"Oh ayah, bagaimana kalau 1 bulan, apakah kita bisa hidup tanpa melakukan kesalahan?"

Ayahnya tertawa, "Mungkin tidak bisa juga, nak".

"OK ayah, ini yang terakhir kali, apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 jam saja?".

Akhirnya ayahnya mengangguk,
"Kemungkinan besar, bisa nak ".

Anak ini tersenyum lega.
"Jika demikian, aku akan hidup benar dari jam ke jam, ayah.

Lebih mudah menjalaninya, dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat hidup dengan benar...."

Pernyataan ini mengandung kebenaran sejati.

Marilah kita hidup dari waktu ke waktu, dengan memperhatikan cara kita menjalani hidup ini.

Dari latihan yang paling kecil dan sederhana sekalipun, akan menjadikan kita terbiasa, dan apa yang sudah biasa kita lakukan akan menjadi sifat,
dan sifat akan berubah jadi karakter, dan karakter akan menjadi destiny.....

Hiduplah 1 jam tanpa kemarahan, tanpa hati yg jahat, tanpa pikiran negatif, tanpa menjelekkan orang, tanpa keserakahan, tanpa kesombongan, tanpa kebohongan, tanpa kepalsuan...

Lalu ulangi lagi untuk 1 jam berikutnya.. .
Hiduplah 1 jam dengan kasih, dengan sukacita, dengan damai sejahtera, dengan kesabaran,dengan kelemah lembutan, dengan kemurahan hati, dengan kerendahan hati.

Wahyu 3:10 "karena engakau menuruti firman-KU, utk tekun menantikan AKU, maka AKU pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan Ɣªήğ akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yg diam di bumi. AKU DATANG SEGERA. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu."

sakit rohani

Matius 15:29-31--> Setelah meninggalkan daerah itu, Yesus menyusur pantai danau Galilea dan naik ke atas bukit lalu duduk di situ. Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.
 Ketika orang banyak berbondong2 datang Tuhan melihatnya dengan penuh belas kasihan. HatiNya slalu ingin mengasihi dan memberkati. Ketika orang banyak datang, mereka membawa banyak sekali orang2 sakit. Ada yang lumpuh, timpang, buta, dan bisu. Ini tidak hanya sakit secara jasmani, tetapi juga yang di maksud adalah sakit rohani. Berikut penjelasannya:
1. Orang Lumpuh.
 Orang yang lumpuh rohani adalah orang yang sudah tidak berjalan di dalam jalan Tuhan lagi. Padahal kamu sudah tau panggilan, tujuan, dan rancangan Tuhan di dalam hidupmu, tetapi kamu tidak mau mengikutinya entah karena takut, kurang percaya, atau karena apapun.
2. Orang Timpang.
Orang yang tidak seimbang di dalam hidupnya. Kamu bisa tiap minggu ke gereja, menjadi aktivis, pelayanan, dll. tetapi jika hatimu melenceng jauh dari Tuhan, berarti hidupmu sudah timpang. Mungkin secara hariaf kamu melayani, tetapi hatimu jauh dari Tuhan. kamu terus berbuat dosa di balik semua label kekristenanmu. Sadarilah dirimu sedang timpang!
3. Orang Buta.
Orang yang sudah kehilangan visi dan impian dari Tuhan dalam hidupmu. Kamu sudah kehilangan harapan kepada Tuhan dari hidupmu. Orang yang sudah tidak bisa melihat dengan iman lagi rencana Allah dalam hidupmu. Sadarilah dirimu sedang buta rohani!
4. Orang Bisu.
orang yang tidak pernah memuji Allah dan mengucap syukur kepada Allah. Orang yang terus menggerutu dalam hidupnya. Sadarilah semakin sering kamu menggerutu, akan smakin banyak hal yg akan kamu gerutu'i, tetapi semakin kamu sering bersyukur, maka semakin banyak hal yang kamu syukuri. Kalau mau hidupmu jadi lebih baik, mulailah dengan banyak bersyukur!

Itulah ciri2 orang yang sedang sakit rohani. Good news nya adalah Tuhan mengasihimu dan ingin menyembuhkanmu! mujizat penyembuhan tidak berhenti 2000 tahun yang lalu. Hari ini Tuhan Yesus ingin menyembuhkanmu, datanglah sujud menyembah ke kakiNya, maka Dia akan menyembuhkanmu dan memulihkanmu. Dia akan memelukmu dengan penuh belas kasihan. Anugrah itu di berikan gratis, tetapi kita harus mau menerimanya juga!

Kalau anda ingin berubah ikuti doa ini: Bapa aku datang bersujud ke kaki Mu, dengan segala kerendahan hati aku memohon kepadaMu untuk menyembuhkan dan memulihkanku. Buat aku berjalan lagi, buat aku tidak timpang lagi, buat aku tidak buta lagi, buat aku tidak timpang lagi Tuhan. Mulai hari ini aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Penyembuhku. amin.

Semoga memberkati. God bless you all...^^